Omah Kayu, Batu, Malang. Wisata Yang Keromantisannya Bikin Baper

Sudah tahu tentang objek wisata Omah Kayu, Batu, Malang belum? Lokasi wisata ini sudah viral dan terkenal karena keindahannya bikin kamu baper kalau datang ke sini sendirian. Soalnya di rumah-rumah kayu sewaan ini kamu bisa menikmati keindahan lereng bukit sekaligus mnyaksikan pesona bintang-bintang lampu dari kota di bawah sana. Bahkan kalau ingin petualangan ekstrim, kamu bisa mencicipi naik paralayang dari lokasi yang berdekatan.

Aktivitas Yang Bisa Kamu Lakukan di Omah Kayu, Batu, Malang

Omah-kayu-batu-malang

Asyik untuk yang bawa pasangan. Sumber: Instagram @ayuxchaca18

Seperti namanya, Omah Kayu merupakan penginapan berbentuk rumah-rumah kayu dan didirikan di atas pohon pinus. Di lereng Bukit Gunung Banyak, memang tumbuh pohon pinus yang kokoh. Rumah kayu ini menggukan kontruksi dari kayu Eukaliptus, Kasuarina dan Pinus yang tak diragukan lagi kualitasnya. Jadi nggak perlu takut ya… ¬†Apa Saja yang bisa kamu lakukan di sini?

Foto Selfie Super Keren, Cuma Bayar Lima Ribu

Kalau kamu nggak ingin menginap di Omah Kayu dan hanya ingin berfoto, maka ada waktu sampai 10 menit buat foto-foto di teras atau balkon Omah Kayu. Tapi nggak bisa banyak-banyak, cukup 5-8 orang saja sekali masuk. Karena banyak yang antri, jadi manfaatkan waktu 10 menit itu sebaik-baiknya ya. Dengan pemandangan pohon-pohon pinus dilereng bukit ini, dijamin fotomu jadi super keren.

Asyik Untuk Menginap Dan Menikmati Pemandangan Kota Dari Ketinggian

lokasi-omah-kayu-batu-malang

Pemandangannya keren. @arie_jepret

Kalau kamu menginap di Omah Kayu Malang, maka pemandangan kota saat malam hari dari ketinggian sangat menarik. Kamu bisa bersantai di balkon bersama teman, keluarga atau pasangan halalmu sambil menikmati teh hangat dan makanan ringan. Dari lokasi yang ketinggiannya sekitar 1.340 m dpl ini lampu-lampu kota di bawah sana seperti bintang-bintang bertebaran. Seru bukan?

Ketika pagi hari, kamu segera disuguhi sarapan berupa nasi goreng telur ceplok dan secangkir teh hangat manis. Lumayan buat mengisi perut di pagi hari.

Bersantai di Tempat Tidur Gantung atau Main Paralayang. Tinggal Pilih.

Selain berfoto, menginap sambil menikmati pemandangan malam hari, siang hari kamu bisa bersantai dengan menggunakan hammock (tempat tidur gantung) yang diikatkan ke pohon pinus. Harga sewanya hanya Rp10.000 saja per orang.

Kalau ingin pengalaman ekstrim, beralihlah sedikit dari lokasi Omah kayu. Tak jauh dari Umah Kayu terdapat wisata olahraga paralayang. Kamu bisa melayang menikmati pemandangan kota Batu dari ketinggian.

Fasilitas dan Harga Tiket Masuk serta Sewa Kamar di Omah Kayu

Omah kayu memang asalnya adalah penginapan sederhana. Namun karena sensasi pemandangannya yang luar biasa, maka banyak yang berminat. Untuk tiket masuk lokasi hanya Rp5.000. Tapi untuk berfoto di balkon Omah Kayu, kamu harus bayar lagi Rp5.000.

Jika ingin menginap harga sewanya antara Rp300.000 sampai Rp450.000, tergantung besar kecilnya unit yang kamu pilih, dan hari kedatanganmu. Dengan harga itu, kamu menerima kamar dengan fasilitas 1 tempat tidur dengan bantal plus selimut serta perlengkapan makan dan minum. Sayangnya nggak ada kamar mandi di unit-unit Omah Kayu. Hanya ada 2 buah kamar mandi berada di luar dan dipakai bersama dengan kamar lainnya. Selain toilet dan kamar mandi umum, ada warung makan dan musholla serta area parkir.

Lokasi dan Rute Omah Kayu Batu Malang

Penginapan sekaligus objek wisata Omah Kayu berlokasi di Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Sekitar 27 Km dari Kota Malang. Dari Malang ambillah arah ke alun-alun Kota Batu. Sampai di alun-alun ambil arah ke jalan Gajah Mada, ikut terus jalan tersebut. Dari sini lokasi Omah Kayu tinggal 8 Km lagi. Akses ke lokasi agak sulit, jadi pastikan kendaraan dan kemampuan menyetirmu memadai. Kalau kesulitan lebih baik menyewa sopir saja.

Gimana? Menarik bukan? Oh, ya kalau kamu datang ke wisata Omah Kayu, Batu, Malang ini jangan lupa bawa perbekalan sendiri untuk tambahan. Misalnya mie instan, teh dan gula ataupun kopi. Biar acara begadangmu maskin seru.

Leave a Reply